Indikasi rencana pendepakan itu diungkapkan Benyamin Jensenem. Menurut Manajer Tim Cendrawasih Papua itu, Uwe tidak menghadirkan prestasi apa-apa pada timnya. Hingga akhir putaran pertama kompetisi, Cendrawasih Papua menduduki posisi paling buncit.
“Memang, sampai saat ini belum ada evaluasi secara resmi. Namun, kita sudah berancang-ancang tidak akan memakai Uwe lagi,” ungkap Benny, panggilan akrab benyamin Jensemen. Jika melihat penampilan Cendrawasih Papua, tim yang bermarkas di Jayapura ini memang sangat mengenaskan. Dari 18 kali bermain, mereka hanya menang satu kali, empat kali seri, dan 13 kali kalah. Sedangkan poin yang diperoleh hanya 7, dengan selisih 18 memasukkan dan 44 kemasukan, atau minus 26.
Menurut Benny, desakan penggantian Uwe juga didasarkan pada berbagai masukan dari tokoh sepakbola maupun masyarakat Jayapura. “Salah satu pertimbangan kami tidak akan memakainya, Uwe sangat ketat dan terlalu disiplin dalam melatih,” kata Benny.
Uwe, menurut Benny, terlalu profesional untuk ukuran masyarakat di Jayapura. “Dia tidak menggunakan pendekatan dan kearifan lokal kepada masyarakat. Apalagi, tim kami kan termasuk klub baru, jadi dia terlalu over,” jelasnya.
Salah satu contohnya, hingga kini para pemain Cendrawasih Papua masih terus berlatih meski lagi libur kompetisi. Bahkan, Uwe menginstruksikan pemain-pemainnya untuk terus berlatih secara rutin.
Noah Meriam sebelumnya juga mengungkapkan, para pemain mengeluh karena mereka terus dipacu berlatih padahal kompetisi paruh musim sudah habis. “Bagaimana ini? Semua pemain tim-tim lain pada libur. Masak kami disuruh latihan terus,” ungkap asisten pelatih Cendrawasih Papua itu. Benny memutuskan, Minggu (5/6) akan meliburkan pemainnya.
Benny sendiri sudah punya gambaran beberapa calon pelatih yang bakal menggantikan posisi Uwe Erkebrecher. Di antaranya, Slave Radovski dari Macedonia. Selama ini, Slave berduet degan Noah Meriam sebagai asisten pelatih.
Pelatih Uwe Erkebrecher sebenarnya punya pengalaman cukup tinggi. Sebelum menukangi Cendrawasih Papua, dia pernah melatih beberapa klub Eropa. Di antaranya, FC Koln Jugend, dan FC Carl Zeiss Jena di Jerman.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar